Assalamualaikum
Halo teman Jenama~
Salah satu topik yang menarik untuk dibahas dari dunia Marketing Management adalah Integrated Marketing Communications (IMC).
Saya tertarik membahas IMC secara detail dan menyeluruh, tapi takutnya artikelnya terlalu panjang dan membosankan untuk dibaca. Oleh karena itu, saya ingin menulisnya secara bertahap. Dan pada sesi pertama ini, saya ingin mulai dari definisi, kriteria penting dan 8 alat komunikasi pemasaran.
1. Definisi Integrated Marketing Communications (IMC)
Integrated Marketing Communications (Komunikasi Pemasaran Terpadu) adalah sebuah pendekatan strategis di dalam dunia pemasaran, yang mana sebuah perusahaan atau brand menggunakan dan mengintegrasikan berbagai alat komunikasi untuk mencapai tujuan.
IMC memastikan bahwa kegiatan komunikasi sebuah brand seperti iklan, pesan di media sosial, kegiatan promosi, dll dilakukan dengan konsisten sehingga dapat mencapai target dengan cara yang efektif dan biaya yang efisien.
2. Kriteria Penting untuk Mendukung Integrated Marketing Communications
Untuk menciptakan program komunikasi yang efektif dan efisien, terdapat beberapa kriteria yang memastikan bahwa komunikasi tersebut benar-benar terpadu.
- Coverage (cakupan) : sejauh mana berbagai alat komunikasi dapat menjangkau target pasar? Apakah memperluas jangkauan konsumen baru atau memperdalam pengaruh pada konsumen lama?
- Contribution (kontribusi) : seberapa besar pengaruh komunikasi terhadap konsumen, membangun kesadaran, meningkatkan citra, memunculkan respons, dan mendorong penjualan?
- Commonality (kesamaan) : walaupun alat komunikasinya berbeda, dapat dengan konsisten menyampaikan pesan atau identitas merek yang sama.
- Complementarity (saling melengkapi) : alat komunikasi akan bekerja jauh lebih kuat jika dipasangkan atau dijalankan bersamaan, dan setiap pilihan media memiliki kelebihan unik untuk membangun bagian tertentu dari citra brand.
- Conformability (kesesuaian) : bagaimana satu materi komunikasi pemasaran mampu bekerja secara fleksibel dan efektif ketika menghadapi dua kelompok audiens yang berbeda level pemahamannya dalam waktu yang bersamaan.
- Cost (biaya) : karena anggaran pemasaran selalu terbatas, seorang pemasar tidak bisa hanya memilih saluran komunikasi berdasarkan seberapa hebatnya media tersebut dalam memenuhi kriteria ideal, tetapi harus selalu membandingkan performa tersebut dengan biaya yang harus dikeluarkan.
![]() |
| 8 Alat Komunikasi Pemasaran dalam Integrated Marketing Communications |
3. Alat Komunikasi pada Integrated Marketing Communications
Khususnya pada era digital ini, terdapat 8 macam alat komunikasi yang digunakan oleh perusahaan untuk memasarkan brand atau produknya.
1. Advertising
Iklan adalah cara komunikasi yang paling umum digunakan untuk memasarkan produk. Ciri khasnya adalah menarik, singkat dan pesan mudah dipahami.
Iklan biasanya berbayar dan berbagai jenis iklan yang sering digunakan seperti : TV advertising, Print advertising, Radio advertising, Online advertising, & Place advertising.
2. Online Communication
Perusahaan tidak bisa mengandalkan iklan berbayar saja, perusahaan harus memiliki rumah sendiri yaitu website. Pada jaman digital ini, perusahaan harus memiliki website yang menarik, berisi informasi tentang perusahaan dan produk yang dapat dengan mudah diakses oleh calon konsumen. Apalagi dengan berkembangnya teknologi AI, perusahaan tidak hanya harus berhasil menaklukkan algoritma Google, tapi juga harus bisa menarik perhatian AI.
3. Social Media
Sosial media sudah menjadi platform favorit orang-orang kurang lebih 15 tahun terakhir. Terdapat beberapa sosial media yang besar saat ini seperti Instagram, TikTok, Facebook, dan Threads. Pemasar harus memanfaatkan sosial media sebagai alat komunikasi karena dapat menjangkau langsung target pasar. Apalagi, media sosial ini sifatnya gratis dan pemasar dapat berkomunikasi langsung dengan target konsumen.
4. Mobile Communication
Di jaman sekarang, promosi menggunakan ponsel masih digunakan. Mungkin kamu sering menerima pesan promosi berupa SMS saat berada di dekat kafe atau restoran. Selain itu, telepon dari marketing bank yang menawarkan pembuatan kartu kredit juga merupakan bentuk dari mobile communication.
5. Events & Experiences
Brand dapat melakukan promosi dengan menyelenggarakan events & experiences yang bisa menjadi momen yang relevan secara pribadi dalam kehidupan konsumen.
Events, misalnya brand Le Mineral mengadakan Le Mineral Run untuk mengkomunikasikan pentingnya hidup sehat dengan olahraga dan minum air mineral untuk menghindari dehidrasi. Sementara Experiences, misalnya sebuah brand mobil mengajak konsumen ke pabrik mereka, untuk melihat proses produksi secara general untuk menunjukkan keunggulan dan meningkatkan kepercayaan.
6. Word of Mouth
Word of Mouth (WOM) atau pemasaran dari mulut ke mulut bisa dibilang sebagai metode pemasaran yang paling jujur, susah dikendalikan oleh pemasar dan efeknya nyata.
Misalnya ketika teman kamu cerita tentang kopi favorit dia sampai kamu tertarik untuk mencobanya. Padahal temanmu itu menceritakan dengan sukarela dan tidak di-endors. Hal tersebut dikategorikan sebagai word of mouth. Walaupun brand tidak bisa memaksa konsumen melakukan WOM tapi brand dapat berusaha menjadi produk favorit para konsumennya.
7. Publicity & Public Relations
Publisitas bertujuan untuk mempromosikan perusahaan dan produk/jasanya menggunakan ruang editorial dan tidak menimbulkan biaya media. Bentuk publisitas yang umum meliputi berita, artikel, dan editorial.
Sebaliknya, hubungan masyarakat (PR) berfokus pada lebih dari sekadar perhatian publik. Tujuan utama hubungan masyarakat adalah untuk mengelola reputasi keseluruhan perusahaan dan produk/jasanya, sambil membangun hubungan dengan masyarakat.
8. Packaging
Kemasan menjadi alat komunikasi paling penting bagi sebuah brand. Karena kemasan menjadi faktor penentu, apakah dapat menarik perhatian calon konsumen dan menentukan keputusan pembelian. Banyak hal yang perlu dipertimbangkan saat menciptakan sebuah kemasan produk. Brand akan mempertimbangkan warna, bentuk kemasan, gambar, tulisan dan aspek lainnya.
4. Kesimpulan
Integrated Marketing Communications (IMC) adalah pendekatan stategis yang digunakan perusahaan/brand dengan cara menggunakan dan mengintegrasikan berbagai alat komunikasi untuk mencapai tujuan. 4 elemen kunci pada IMC adalah menggunakan berbagai saluran, konsistensi pesan, berpusat pada konsumen dan berorientasi pada data.
Terdapat 6 kriteria untuk dapat menciptakan program komunikasi yang efektif dan efisien, yaitu coverage, contribution, commonality, complementarity, conformability, dan cost.
Untuk era digital saat ini terdapat 8 alat komunikasi pemasaran yaitu advertising, online communication, social media, mobile communications. events & experiences, word of mouth, publicity & PR, and packaging,
***
Sekian sesi pertama yang membahas Integrated Marketing Communications secara general, yaitu mulai dari definisi hingga 8 alat komunikasi pemasaran.
Pada artikel berikutnya, saya akan membahas satu persatu secara rinci mengenai 8 alat komunikasi pemasaran.
Sumber referensi buku :
Kotler, P., Keller, K. L., & Chernev, A. (2022). Marketing management (16th ed.). Pearson Education Limited.
Salam
ruangjenama




Dulu aku sempat mengira promosi itu cukup lewat satu media saja, ternyata sekarang semuanya memang saling terhubung. Apalagi di era digital, orang bisa kenal sebuah brand dari media sosial, lanjut cari di Google, lalu akhirnya beli di marketplace. Jadi makin paham kenapa strategi komunikasi harus berjalan selaras
ReplyDeleteIya mba, untuk menjangkau pasar yang luas, kita harus melakukan promosi ke berbagai media.
Deleteiya mbak, udah banyak usaha/brand yang pakai IMC ya
ReplyDeletedilihat dari beberapa brand yang viral namun,
kadang tanpa dibayar ada orang yang sukarela review juga :D
Baca artikel ini jadi makin paham kalau marketing itu bukan cuma soal iklan, tapi gimana menyatukan semua kanal biar pesannya sampai. Penjelasannya enak dibaca, nggak bikin pusing. Thanks for sharing!
ReplyDeleteMenurut saya mempelajari ilmu marketing saat ini sangatlah penting, apalagi bagi orang yang sedang menjalankan bisnis. Saya sendiri baru-baru ini banyak berbincang dengan teman-teman saya yang jago marketing, ternyata banyak hal yang perlu dikuasai agar sukses memasarkan produk.
ReplyDeleteMenariiik yaaa ilmu tentang marketing komunikasi ini. Bagaimana mengenalkan brand ke konsumen dengan cara komunikasi yang efektif dan efisien. Hingga tercapai tujuan yaitu closing order. Bisa diterapkan ke dalam semua jenis produk baik barang maupun jasa.
ReplyDeleteSelama ini saya sering mengira marketing itu cukup bikin konten bagus atau pasang iklan, padahal ternyata semua titik komunikasi dengan pelanggan harus saling terhubung. Jadi lebih paham kenapa ada brand yang terasa "nyambung" di media sosial, website, sampai saat kita berinteraksi langsung dengan mereka. Menurut saya, bagian yang membahas pentingnya konsistensi pesan itu paling menarik karena sering kali justru hal kecil seperti itu yang membangun kepercayaan pelanggan.
ReplyDeletedi era digital yang namanya komunikasi emang jadi hal yang krusial, apalagi dengan hadirnya era digital marketing jadi ke-8 alat komunikasi pemasaran itu jadi hal yang menentukan strategi marketing ya.
ReplyDeletewah ilmu marketing yang daging banget nih buat diriku yang masih awam ini. Dan ternyata marketing pakai SMS itu masih digunakan ya terlepas sekarang kayaknya sudah jarang banget orang pakai SMS. Dan memang sih tiap hari ada aja sms promosi yang masuk ke hapeku
ReplyDeleteIya mba, marketing pake SMS itu masih digunakan. Walaupun terkesan spam, tapi kadang aku jadi tertarik dengan promosi yang dikirimkan via SMS, terutama promosi restoran.
DeleteJaman dulu, aku seneng sekali baca buku mengenai copywriting.
ReplyDeleteKarena memang bahasa ini based-nya komunikasi yaa..
Pasti kepake banget untuk segala lini apalagi teknik marketing. Rasanyaaa.. orang pasti senang disentuh untuk sisi-sisi tertentu sehingga menjadi tertarik dengan apa yang diiklankan.